KARTU KEBERUNTUNGAN

PENERIMAAN


Setiap orang mempunyai kartu keberuntungan masing-masing. Akan tetapi, disaat kartu itu tidak berfungsi dengan semestinya. Pikiran-pikiran aneh dan negatif muncul begitu saja hingga bisa merusak mood seseorang. Perasaan tidak adil dan kecewa tentu sangat tidak menyenangkan ketika hadir diwaktu yang tidak tepat. Pastinya.... tidak seorang pun yang menginginkan kondisi seperti itu. Justru sebaliknya. Namun, jika terlalu menampakkan wajah murung dan sedih tentu hal itu menjadi bentuk kekalahan terhadap keadaan. Padahal hidup harus terus  berjalan seperti roda yang berputar. Tidakkah kita menyadari bahwa saat itu kita seperti seorang pecundang. Menyerah tanpa mengerahkan segala tenaga untuk berjuang melawan amarah yang bisa berujung dengan keserakahan? Haruskah kita bersikap seperti itu? Sadarlah.... bahwa hidup terlalu mudah untuk mengalah sekarang ini. Masih ada banyak hal yang harus dibenahi. Terutama diri sendiri. Janganlah terlalu berlarut-larut dengan keadaan yang begitu memuakkan dan berakhir dengan penyesalan. Memang... hidup tidak lah mudah. Tetapi..., hidup akan menjadi mudah tergantung dengan cara pandang kita dalam menghadapi setiap keadaan yang menyesakkan. 

Ketika kita mencoba untuk mengubah sudut pandang itu. Tentunya kita harus sudah menerima segala hal yang tidak menyenangkan saat itu. Cobalah bangun keyakinan pada diri sendiri, pastinya dibalik batu karang yang berderet-deret, padat dan gelap akan ada celah dimana kita bisa keluar dari benteng keterpurukan. Ya... kemungkinannya kartu keberuntungan tidak berfungsi disaat kita benar-benar membutuhkan. Terkadang kejadian-kejadian yang mengejutkan datang tanpa adanya kartu itu. Tapi, keyakinan, keigigihan, keikhlasan dan kemauan yang kuat bisa membantu mengancurkan benteng keterpurukan itu. Terlalu lama mendekam di dalamnya bisa menjadi kemunduran bagi diri sendiri. Waktunya untuk bangkit dan menyingkirkan segala ego dalam diri. 

Kartu keberuntungan bukanlah suatu hal yang bisa diandalkan. Hidup tidak selalu bergantung dengan keberuntungan karena dibalik keberhasilan seseorang ada doa yang terus diucapkan dengan rasa tulus, ikhlas dan tawakal juga tidak luput dengan kerja keras yang setiap waktu dilakukan untuk mencapai hasil yang sesuai harapan.

Ya... mungkin wajar jika sebagai manusia terkadang ada perasaan iri ketika ada orang lain mendapatkan kebahagiaan atau keberhasilan. Namun, jika perasaan itu terus dipelihara dan tidak terkontrol justru bisa menjadikan diri sendiri sebagai manusia yang kurang bermartabat.

0 comments:

Posting Komentar